Gigi Anak Belum Tumbuh Juga? Yuk, Cek Apakah Masih Normal!
Bagi banyak orang tua, momen pertama kali melihat gigi kecil si Kecil tumbuh adalah sesuatu yang sangat dinanti-nantikan. Tapi… bagaimana kalau usia anak sudah hampir satu tahun — atau bahkan lebih — dan belum ada tanda-tanda gigi muncul juga? Apakah ini artinya tumbuh gigi anak terlambat?
Tenang dulu, Mums. Yuk, kita pahami bersama kapan waktu normal gigi susu mulai tumbuh, dan kapan kondisi ini baru bisa disebut “terlambat”.
Kapan Gigi Susu Mulai Tumbuh?
Secara umum, gigi susu pertama biasanya muncul di usia 6–10 bulan, dimulai dari gigi seri bawah (central incisor). Namun, variasi waktu ini bisa cukup lebar — ada anak yang mulai tumbuh gigi di usia 4 bulan, dan ada juga yang baru muncul di usia 12 bulan.
Jadi kalau si Kecil belum tumbuh gigi di usia 10 bulan, itu belum tentu tanda keterlambatan, ya, Mums!
Panduan Waktu Tumbuh Gigi Susu Menurut AAPD
Berdasarkan American Academy of Pediatric Dentistry (AAPD), berikut perkiraan waktu tumbuh gigi susu pada anak.

Kapan Dikatakan Terlambat?
Menurut AAPD, suatu gigi bisa dikatakan mengalami “delayed eruption” (terlambat tumbuh) jika lebih dari 12 bulan dari usia rata-rata gigi tersebut seharusnya muncul, dan tidak ada tanda-tanda erupsi sama sekali.
Jadi, bukan karena si Kecil berbeda sedikit dari teman seusianya, tetapi karena melewati batas satu tahun dari rata-rata waktu munculnya gigi tersebut.
Contoh Perhitungan
1️⃣ Gigi depan bawah (gigi seri tengah bawah)
Normalnya tumbuh di usia 6–10 bulan.
Kalau sampai 22 bulan belum tumbuh, maka bisa dikatakan terlambat karena sudah lebih dari 12 bulan dari batas atas normal (10 bulan).
2️⃣ Gigi seri samping bawah
Normalnya tumbuh di usia 10–16 bulan.
Kalau anak berusia 22 bulan dan belum tumbuh gigi ini, maka belum tentu terlambat, karena masih dalam rentang wajar — bisa saja baru tumbuh sampai usia 28 bulan.
Setiap Anak Punya Ritmenya Sendiri
Ingat, Mums, tumbuh gigi adalah proses yang sangat dipengaruhi oleh genetik, kondisi gusi, nutrisi, dan perkembangan tulang rahang anak.
Ada anak yang giginya muncul satu per satu dengan cepat, ada juga yang menunggu lebih lama.
Selama:
- Berat badan anak naik sesuai kurva pertumbuhan,
- Nafsu makan baik,
- Tidak ada tanda infeksi, nyeri gusi, atau pembengkakan berlebihan,
… maka kondisi ini biasanya masih normal.
Namun, jika gigi belum muncul juga melewati batas wajar (lebih dari 12 bulan dari waktu seharusnya), atau semua gigi belum muncul di usia 18–24 bulan, sebaiknya Mums konsultasikan ke dokter gigi anak. Pemeriksaan sederhana dengan rontgen kecil bisa membantu memastikan apakah benih gigi ada dan siap tumbuh.
Tenang, Mums — Setiap Anak Tumbuh Sesuai Waktunya
Yang paling penting, jangan panik dulu.
Tumbuh gigi hanyalah salah satu fase kecil dari perjalanan panjang tumbuh kembang anak. Fokuslah pada asupan nutrisi seimbang, kebersihan mulut, serta stimulasi menyenangkan setiap hari.
Karena seperti halnya belajar berjalan dan berbicara, setiap anak punya waktunya sendiri untuk “tersenyum dengan gigi pertamanya.”
- American Academy of Pediatric Dentistry (AAPD). Reference Manual 2023–2024. “Guideline on Periodicity of Examination.”
- AAPD. Guideline on Oral Development and Eruption Timing.
- American Dental Association (ADA). “Primary Tooth Eruption Chart.”
- Almonaitiene, R. et al. (2010). Factors Influencing Permanent Teeth Eruption. Stomatologija, Baltic Dental and Maxillofacial Journal.


Leave a Reply